Jumat, 16 Maret 2012

Turunnya aku kemuka bumi " RUH "




Disaat TUHAN Hendak meniupkan RUH bayi kedalam perut seorang ibu, ada satu ruh dari sekian banyak RUH disurga yang terlihat gelisah, murung dan terkadang terlihat meneteskan air mata. . .

TUHAN pun bertanya kepadanya…


TUHAN : Apa gerangan yang membuatmu gelisah, murung, dan beberapa kali ku melihatmu meneteskan    air mata? Bukankah seharusnya kau senang karena aku akan menurunkanmu kemuka bumi…??

RUH : TUHAN. . . maafkan aku, Tapi. . . kebesaran cintamu yang membuatku tak kuasa untuk meninggalkan SURGA indahmu. .

TUHAN : Kalau memang itu yang kau fikirkan, janganlah kau takut, karena cinta kasihku akan akan selalu menyertaimu. . .

RUH : baiklah kalau begitu, tetapi ada lagi yang aku takutkan jikalau aku diturunkan kemuka bumi. . .
Disana banyak manusia yang tak memiliki hati nurani, mementingkan diri sendiri, dipenuhi orang tamak, dan lain sebagainya. . . aku takut TUHAN. . . ? ? ?

TUHAN : Kalau memang hal itu yang kau takuti jikalau aku menurunkanmu ke muka bumi. . . janganlah kau takut ! ! ! Karena aku telah mengutus seseorang yang kan menjagamu siang maupun malam, ia akan menyayangimu lebih dari dirinya sendiri. . . ia rela kelaparan asalkan kau kenyang, ia akan menjagamu dikala malam sampai kau terjaga hingga terbit fajar. . .Ia akan mengajarimu cara berjalan dengan penuh kesabaran. . .Ia akan menjagamu dari berbagai macam orang yang kan berbuat sesuatu keburukan kepadamu walau nyawanya sebagai taruhannya.

RUH : Kalau memang begitu lantas bagaimana aku bisa berkomunikasi dengannya agar ia bisa mengetahui apa yang aku bicarakan dan mengerti apa yang aku inginkan . . . ? ?

TUHAN : Ia akan mengajarkanmu bahasa manusia, ia akan mengajarimu hal-hal yang baik yang akan bermanfaat untukmu dimasa yang akan datang dan ia tak mengharap balasan apapun dari semua yang telah ia berikan kepadamu, semua ia lakukan atas dasar keikhlasannya menyayangi serta mengasihimu dan pengabdiannya kepadaku. . .

RUH : saat aku sudah diturunkan kemuka bumi aku tak mengenalnya, aku tak tahu seperti apa wujudnya? ? bisakah kau jelaskan kepadaku seperti apa dia ? ?

TUHAN : Saat aku menurunkanmu kemuka bumi kau memang belum mengenalnya. . . tapi ia telah mengenalmu karena kau telah ditunggu kedatangannya. . . . Kau dapat mengenalinya, parasnya nan indah yang diliputi rasa kasih sayang yang tampak dari sorot matanya. . .ia akan selalu membelaimu, menciummu dengan kasih sayangnya, ia akan tertawa jika kau tertawa. . ia akan menangis jika kau merintih. . . ia amat sangat bersyukur kepadaKU jika kau menyayanginya. . .

RUH : Subhanallah. . . Jikalau kau menghendaki aku turun kemuka bumi sekarang aku siap TUHAN jikalau itu kehendakmu. Tak ada keraguan dan ketakutan sedikitpun didalam hatiku. . . karena ku yakin orang utusanmu itu dapat menjagaku dimuka bumi. Alangkah mulia utusanmu itu,

TUHAN : Apakah ada lagi yang mengganjal dihatimu ? ?

RUH : Tidak, Tapi ada satu lagi yang ingin aku tanyakan kepadaMU, Saat aku telah tiba dimuka bumi dengan sebutan apa aku memanggilnya ? ? ?

TUHAN : Ku dapat memanggilnya dengan sebutan  “ IBU “ . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.